Jumat, 14 September 2012

Diposting oleh Unknown di 02.27 0 komentar

Kompentensi (bukan ) momok yang menakutkan

orang bijak berkata ,tantangan dtang untuk di hadapi bukan untuk dihindari . Semakin besar tantangan yang datang , semakin besar juga pengalaman yang akan anda raih . Sudah siapkah anda menghadapi tantangan yang berat ? . hidup memang ibarat jalan panjang yang berliku , untuk menghadapinya dibutuhkan keberanian dan kesiapan mental yang tepat .sayangnya beberapa orang sudah takut sebelum menghadapi . Tentu anda perlu untuk membekali diri anda dengan bermacam macam ilmu pengalaman . Ilmu memang dapat di peroleh di mana mana anda dapat memperolehnya di sekolah maupun di jalan jalan .sama dengan ilmu , pengalaman pun dapatdi peroleh di mana saja , akan tetapi pengalaman setiap[ orang berbeda. Semakin banyak hal yang anda lakukan , tentu semakin banyak pengalaman yang akan anda raih .
Pertanyaanya , apakah bisa mendapat ilmu dan pengalaman secara bersamaan ?

lirik lagu stand up for love

Diposting oleh Unknown di 02.22 0 komentar
Stand Up For Love lyrics
Songwriters: Foster-Gillies, Amy S; Foster, David;

There are times I find it hard to sleep at night
We are living through such troubled times
And every child that reaches out for someone to hold
For one moment they become my own
And how can I pretend that I don't know what's going on
When every second with every minute another soul is gone

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness or giving up of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up and hear me sing
Stand up for love

I'm inspired and hopeful each and every day
That's how I know that things are gonna change
So how can I pretend that I don't know what's going on
[- From :http://www.elyrics.net/read/d/destiny_s-child-lyrics/stand-up-for-love-lyrics.html -]
When every second with every minute another soul is gone

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness of giving up of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up for love

And it all starts right here and it starts right now
One person stand up there and the rest will follow
For all the forgotten, for all the unloved
I'm gonna sing this song

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness of giving up of suffering
If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
Stand up for life
Stand up and sing
Stand up for love

For love
For love

Rabu, 12 September 2012

replikasi virus

Diposting oleh Unknown di 04.14 0 komentar
siklus litik : adalah siklus yang menyebabkan virus dapat langsung berkembang biak dengan cepat dan langsung menjadi penyakit.
siklus lisogenik : adalah siklus yang mengikuti alur perkembangan inangnya , jika inangnya membelah maka virus juga akan membelah contohnya

perbedaan RNA dan DNA
RNA adalah asam amino yang menyusun setiap sel . kepanjangan RNA adalah ribo nuklea acid
DNA (deoksi nuklea acid )

Selasa, 11 September 2012

latihan TOEFL dengan miss analisa peterson 1 membuat certa pendek

Diposting oleh Unknown di 06.29 0 komentar
hari selasa tanggal 11 september 2012
hari ini kami mulai pelajaran TOEFL dengan foto foto , miss analsia peterson ingin mengambil foton kami untuk kenang kenangannya , jadi kami semua membuat nama kami dengan ukuran cukup besar dan di foto olehnya , setelah itu kami mendapatkan tugas yaitu membuat cerita pendek yang di  dapat dari hasil undian
aku masuk ke  kelompok 2
kami mendapatkan kata
1. cat
2. purple
3. procrastinate

seteelah berunding dengan sedikit berkelahi . heheh akhirnya di buatlahsebuah cerita .. mau tau ? mau dak mau di paksa
 in the afternoon  , I pllayed a game with my brother , after that my cat come to me  , oh!!! I forgot to feed my little cat's , so I took cats food and pour  the food into the purple bowl , when I saw the purple bowl I remember my homework . the color of my homework book is purple  , OH my God!!!!! I realize I procrastinate my time to finish my home work

kertas tua modal desain web

Diposting oleh Unknown di 06.14 0 komentar

gambar ini adalah contoh kertas tua yang anda dapat edit di photoshop menjadi suatu desai untuk  web anda ,  kalau saya di suruh buat tugas oleh guru saya untuk membuat gambar yan di edit  menggunakan photoshop , bagaimana dengan anda ?

ikatan konvalen ( kimia)

Diposting oleh Unknown di 05.16 0 komentar
ikatan konvalen adalah ikatan atom non logam yang terjadi mel;alui pemakaian pasangan elektron bersama .
di dalam ikatan konvalen ada istilah PEB ndan PEI
PEB :peb adalah singkatan dari pasangan elektron bebas
PEI : pei adalah singkatan dari pasangan elektron ikatan



 dalam gambar kita dapat melihat pada step 3 titik yang terdapat di antara kedua f adalah PEI
dan titik titik yang lain adalah PEB
 jika gambar itu adalah soal maka
peb nya ada 6
dan pei nya   ada 1
dengan uraian f yang bernilai 9 dapat di uraikan
k= 2
l= 7
jadi titik yang ada di sekeliling f ada 7 titik karena kurang 1 di masing masing f maka keduanya di dempetkan

susunan acara upacara perkawinan di daerah kalimantan

Diposting oleh Unknown di 05.06 0 komentar

Pelaksanaan upacara perkawinan memakan waktu dan proses yang lama. Hal ini dikarenakan harus melalui berbagai prosesi, antara lain :
1. Basasuluh.
Seorang laki-laki yang akan dikawinkan biasanya tidak langsung dikawinkan, tetapi dicarikan calon gadis yang sesuai dengan sang anak maupun pihak keluarga. Hal ini dilakukan tentu sudah ada pertimbangan-pertimbangan, atau yang sering dikatakan orang dinilai “bibit-bebet-bobot”nya terlebih dahulu. Setelah ditemukan calon yang tepat segera dicari tahu apakah gadis tersebut sudah ada yang menyunting atau belum. Kegiatan ini dalam istilah bahasa Banjar disebut dengan BASASULUH.

2. Batatakun atau Melamar.
Setelah diyakini bahwa tidak ada yang meminang gadis yang telah dipilih maka dikirimlah utusan dari pihak lelaki untuk melamar, utusan ini harus pandai bersilat lidah sehingga lamaran yang diajukan dapat diterima oleh pihak si gadis. Jika lamaran tersebut diterima maka kedua pihak kemudian berembuk tentang hari pertemuan selanjutnya yaitu Bapapayuan atau Bapatut Jujuran.

3. Bapapayuan atau Bapatut Jujuran.
Kegiatan selanjutnya setelah melamar adalah membicarakan tentang masalah kawin. Pihak lelaki kembali mengirimkan utusan, tugas utusan ini adalah berusaha agar masalah kawin yang diminta keluarga si gadis tidak melebihi kesanggupan pihak lelaki.
Untuk dapat menghadapi utusan dari pihak keluarga lelaki, terutama dalam hal bersilat lidah, maka pihak keluarga sang gadis itu pun meminta kepada keluarga atau tetangga dan kenalan lainnya, yang juga memang ahli dalam bertutur kata dan bersilat lidah.
Jika sudah tercapai kesepakatan tentang masalah kawin tersebut. Maka kemudian ditentukan pula pertemuan selanjutnya yaitu Maatar Jujuran atau Maatar Patalian.

4. Maatar Jujuran atau Maatar Patalian.
Merupakan kegiatan mengantar masalah kawin kepada pihak si gadis yang maksudnya sebagai tanda pengikat. Juga sebagai pertanda bahwa perkawinan akan dilaksanakan oleh kedua belah pihak. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh para ibu, baik dari keluarga maupun tetangga. Apabila acara Maatar Jujuran ini telah selesai maka kemudian dibicarakan lagi tentang hari pernikahan dan perkawinan.

5. Bakakawinan atau Pelaksanaan Upacara Perkawinan .
Sebelum hari pernikahan atau perkawinan, mempelai wanita mengadakan persiapan, antara lain:
a.
 Bapingit dan Bakasai.
Bagi calon mempelai wanita yang akan memasuki ambang pernikahan dan perkawinan, dia tidak bisa lagi bebas seperti biasanya, hal ini dimaksudkan untuk menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan (Bapingit).
Dalam keadaan Bapingit ini biasanya digunakan untuk merawat diri yang disebut dengan
 Bakasaidengan tujuan untuk membersihkan dan merawat diri agar tubuh menjadi bersih dan muka bercahaya atau berseri waktu disandingkan di pelaminan.

b. Batimung.
Hal yang biasanya sangat mengganggu pada hari pernikahan adalah banyaknya keringat yang keluar. Hal ini tentunya sangat mengganggu khususnya pengantin wanita, keringat akan merusak bedak dan dapat membasahi pakaian pengantin. Untuk mencegah hal tersebut terjadi maka ditempuh cara yang disebut Batimung. Setelah Batimung badan calon pengantin menjadi harum karena mendapat pengaruh dari uap jerangan Batimung tadi.
c. Badudus atau Bapapai.
Mandi Badudus atau bapapai adalah uapacara yang dilaksanakan sebagai proses peralihan antar masa remaja dengan masa dewasa dan juga merupakan sebagai penghalat atau penangkal dari perbuatan-perbuatan jahat. Upacara ini dilakukan pada waktu sore atau malam hari. Upacara ini dilaksanakan tiga atau dua hari sebelum upacara perkawinan.

d. Perkawinan (Pelaksanaan Perkawinan)
Upacara ini merupakan penobatan calon pengantin untuk memasuki gerbang perkawinan. Pemilihan hari dan tanggal perkawinan disesuaikan dengan bulan Arab atau bulan Hijriah yang baik. Biasanya pelaksanaan upacara perkawinan tidak melewati bulan purnama.


Kegiatan pada upacara perkawinan ini antara lain:
1). Badua Salamat Pengantin.
Hal ini ditujukan untuk keselamatan pengantin dan seluruh keluarga yang melaksanakan upacara perkawinan itu. Dalam hal ini pembacaan doa-doa dipimpin oleh Penghulu atau Ulama terkemuka di kampung tersebut. Selesai prosesi tersebut para undangan dipersilahkan menikmati hidangan yang telah disediakan. Hal ini berlangsung hingga acara Maarak Pengantin.

2). Bahias atau Merias Pengantin.
Sekitar jam 10 pagi, tukang rias sudah datang ke rumah mempelai wanita untuk merias. Kegiatan ini meliputi tata rias muka, rambut dan pakian, serta kelengkapan lainnya seperti Palimbayan dan lainnya. Bagi pengantin pria, bahias ini dilakukan setelah sholat Zuhur.
3). Maarak Pengantin.
Apabila pihak pengantin sudah siap berpakaian, maka segera dikirim utusan kepada pihak pria bahwa mempelai wanita sudah menunggu kedatangan mempelai pria. Maka kemudian diadakanlah upacara Maarak Pengantin. Pada waktu maarak pengantin biasanya diiringi dengan kesenian Sinoman Hadrah atau Kuda Gepang. Pihak wanita juga mengadakan hal yang sama untuk menyambut mempelai pria juga untuk menghibur para undangan.

4). Batatai atau Basanding.
Kedatangan pengantin pria disambut dengan Salawat Nabi dan ketika Salawat itu dikumandangkan pengantin wanita keluar dari dinding kurung untuk menyambut pengantin pria. Di muka pintu, pengantin pria disambut oleh pengantin wanita, untuk beberapa saat mereka bersanding di muka pintu, kemudian mereka di bawa ke Balai Warti untuk bersanding secara resmi.

Apabila telah cukup waktu bersanding, kedua mempelai diturunkan dari Balai Warti untuk kemudian dinaikkan keusungan atau dinamakan Usung Jinggung, yang diiringi kesenian Kuda Gepang. Setelah di Usung Jinggung kedua mempelai disandingkan di petataian pengantin yang disebut Geta Kencana. Kemudian dilanjutkan dengan sujud kepada orang tua pengantin wanita dan para hadirin serta memakan nasi pendapatan (Badadapatan). Setelah itu kedua pengantin berganti pakaian untuk istirahat.
e. Bajajagaan Pengantin
Pada malam hari pertama sampai ketiga sejak hari perkawinan, biasanya diadakan acara Bajajagaan atau menjagai pengantin, yang isinya dengan pertunjukan kesenian, seperti Bahadrah atau Barudat (Rudat Hadrah), Bawayang Kulit (Wayang Kulit), Bawayang Gong (Wayang Orang), Mamanda dan sebagainya.

f. Sujud
Tiga hari sesudah upacara perkawinan, kedua mempelai kemuadian di bawa ke rumah orang tua pengantin pria untuk sujud kepada orang tua pengantin pria. Malam harinya juga diadakan acara menjagai pengantin dengan maksud untuk menghibur kedua mempelai yang sedang berkasih mesra itu.
Keesokan harinya mereka dibawa lagi ke rumah mempelai wanita untuk selanjutnya tinggal di tempat mempelai wanita bersama orang tua mempelai wanita untuk mengatur kehidupan berumah tangga. Apabila telah mampu untuk mencari nafkah sendiri barulah berpisah dalam artian berpisah dalam hal makan saja, namun tetap tinggal bersama orang tua mempelai wanita.

Begitulah proses upacara perkawinan yang dilakukan oleh suku Banjar pada masa lalu. Namun pada era globalsasi saat ini tata cara perkawinan tersebut sudah banyak ditinggalkan oleh masyarakat khususnya masyarakat Banjar. Hal ini disebabkan oleh perkembangan zaman, yang otomatis dianggap tidak sesuai lagi dengan budaya-budaya leluhur seperti contohnya upacara perkawinan tersebut. Dan juga dianggap terlalu bertele-tele. Hal ini tentu sangat menyedihkan bagi kita, budaya leluhur yang diajarkan secara turun temurun malah dengan mudahnya kita tinggalkan tanpa ada upaya untuk melestarikannya. Namun, masih ada juga daerah yang tetap melaksanakan prosesi tersebut. Seperti di daerah Margasari Kab. Tapin, di sana masih dilaksanakan prosesi tersebut, namun tidak semuanya dilaksanakan. Maksudnya ada bagian tertentu yang tidak dilaksanakan lagi karena dianggap sudahtidak sesuai.
Pada masa sekarang dalam hal mencari calon isteri tidak lagi pengaruh orang tua berperan penting, sekarang anak muda dalam hal mencari jodoh ditempuh dengan cara pacaran seperti yang telah dikemukakan di bagian awal tadi. Di masyarakat perkotaan sudah jarang yang memakai tata cara perkawinan seperti ini, namun tentu ada saja orang yang tetap melaksanakannya.
Untuk itu peran pemerintah dan masyarakat sangat diharapkan untuk melestarikan kebudayaan yang kita miliki ini. Negara kita terkenal karena kebudayaannya yang unik untuk itu kita sebagai generasi penerus haruslah melestarikan kebudayaan yang kita miliki.
 

fiori riviera Copyright © 2012 Design by Antonia Sundrani Vinte e poucos